Grup Chat
Menu Grup Chat memungkinkan Anda membuat dan mengelola grup WhatsApp langsung dari Wavio. Cocok untuk kelas online, komunitas pelanggan, atau koordinasi reseller.
Membuat grup
- Buka Grup Chat.
- Klik Buat Group WhatsApp Baru.
- Isi:
- Nama Group — misalnya
Support VIP Pelanggan - Deskripsi (Opsional) — penjelasan singkat isi grup
- Pilih Nomor WhatsApp — nomor WABA yang menjadi pemilik grup
- Nama Group — misalnya
- Simpan.
Daftar grup
Tabel menampilkan nama grup, nomor WABA pemilik, jumlah anggota, status, dan tanggal dibuat. Gunakan Cari group... untuk menemukan grup tertentu, dan penyaring Semua Nomor bila Anda punya beberapa nomor WABA.
Status grup
| Status | Artinya |
|---|---|
| Aktif | Grup berjalan normal |
| Dibuat | Baru dibuat, sedang disiapkan |
| Ditangguhkan | Sementara tidak aktif |
| Dihapus | Sudah dibubarkan |
Mengelola anggota
Menambah anggota dilakukan lewat link undangan. Klik Salin Link Undangan, lalu bagikan ke calon anggota. Orang yang membuka tautan itu bergabung sendiri.
Mengeluarkan anggota — klik hapus pada anggota, lalu konfirmasi Hapus Anggota?
Keluar dari grup — gunakan Keluar Group, konfirmasi pada Keluar dari Group?. Perlu diingat, keluar dari grup yang Anda buat berarti melepas kendali atas grup tersebut.
Mengirim pesan ke grup
Klik Buka Chat untuk membuka percakapan grup, lalu tulis pesan di kolom Ketik pesan...
Batasan yang perlu diketahui
Grup bukan pengganti broadcast. Untuk mengirim penawaran ke banyak pelanggan, gunakan Broadcast Blast. Broadcast mengirim pesan pribadi ke masing-masing orang, sedangkan grup membuat semua anggota saling melihat.
Privasi anggota. Di dalam grup, semua anggota bisa melihat nomor anggota lain. Jangan memasukkan pelanggan ke satu grup tanpa persetujuan mereka.
Aturan Meta tetap berlaku. Grup yang dipakai untuk menyebar spam tetap bisa membuat nomor Anda dilaporkan.
Kapan grup adalah pilihan yang tepat
- Kelas atau pelatihan berjangka waktu, di mana peserta memang perlu berinteraksi
- Komunitas reseller yang saling berbagi informasi
- Koordinasi tim internal
Kapan sebaiknya tidak memakai grup
- Menyebar promosi ke pelanggan yang tidak saling kenal
- Layanan pelanggan yang bersifat pribadi
- Apa pun yang menyangkut data pribadi seperti nomor pesanan atau alamat